Tim PM UBSI beri pelatihan peningkatan nilai ekonomis Daun Kelor

Tim PM UBSI beri pelatihan peningkatan nilai ekonomis Daun Kelor

 Yogyakarta – Dusun Dadap Kulon, Bawuran, Pleret, Bantul merupakan salah satu daerah dengan potensi wisata yang masih dalam proses pengembangan.  Salah satu potensi di daerah tersebut adalah banyaknya pohon kelor.  Tak heran daerah ini disebut juga dengan “Jabal Kelor”.  Banyaknya pohon kelor sendiri tidak terlalu berdampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar, karena murahnya harga jual daun kelor.  Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan nilai ekonomis daun kelor tim Pengabdian Masyarakat (PM) UBSI yang beranggotakan dosen dan mahasiswa dari program studi Perhotelan membantu mengelola daun kelor menjadi produk yang mempunyai nilai jual tinggi.

Kegiatan yang dilakukan Sabtu, 26/01/2019 di Balai Desa Bawuran ini, mengolah daun kelor menjadi keripik kelor yang mempunyai nilai jual tinggi.  “Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada warga sekitar khususnya warga Dusun Dadap Kulon agar dapat mengolah hasil pertanian dari daerahnya menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.”  Kata Emmita selaku ketua tim PM dari UBSI.  Selain memberikan pelatihan pengolahan produk hasil pertanian, tim PM UBSI juga memberikan pelatihan pengemasan produk hasil olahan warga. Salah satu anggota tim PM UBSI, Yulianto menjelaskan “Kami juga memberikan pelatihan bagaimana membuat produk bernilai jual tinggi, salah satunya dengan membuat kemasan yang menarik konsumen”

Acara pelatihan pengolahan daun kelor di desa Bawuran ini diikuti oleh anggota POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) desa Bawuran, ibu-ibu PKK dusun Dadap Kulon, dan para pedagang di kompleks wisata desa Bawuran.  Pelatihan yang dimulai pukul  9 pagi dan berjalan selama kurang lebih 4 jam ini, menghasilkan produk keripik daun kelor yang siap jual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *